Advertisemen
BAHAYA SYIRIK
Syirik mencakup semua bentuk penyerahan salah satu atau seluruh hak-hak khusus atau sifat-sifat ketuhanan kepada makhluk. Dengan kata lain syirik adalah setiap perbuatan yang menempatkan makhluk setara dengan Allah I dalam suatu hal; menjadikan makhluk itu sebagai tandingan Allah I dalam hal tersebut . Syirik juga berarti beribadah kepada selain Allah I atau beranggapan ada zat lain yang setara dengan Allah I . Syirik adalah pekerjaan terkeji di dunia ini. Sebab syirik adalah suatu dosa yang tidak terampuni di akherat kelak kalau pelakunya tidak bertaubat semasa hidupnya di dunia. Kekal dia di neraka yang menyala-nyala, membakar seluruh tubuhnya dan api akan memenuhi rongga dadanya. Dia akan berada diantara kehidupan dan kematian. Sakaratul maut selalu menggumulinya dengan penuh kepedihan. Tiada mati yang menuntaskan dan tiada pula hidup yang menyenangkan. Bergumul dengan api di lubang-lubang Jahannam dengan penyesalan yang tiada hentinya. Naudzubillahi min dzalik.
Allah I lah pencipta seluruh alam semesta. Allahlah yang maha Pengasih lagi maha Penyayang. Maha Pemberi segala sesuatu, maha Sanggup memenuhi semua permintaan. Mengapa seseorang harus meminta kepada selain Allah?? kepada pepohonan, kuburan, paranormal, dan lain-lain?? Semua itu adalah syirik –syirik yang keji- yang menyeret pelakunya ke neraka Jahannam nanti. Naudzubillahi min dzalik.
Sihir dan santet, mahabbah dan pelet adalah dua kata dengan arti yang sama, keduanya dan yang semacamnya adalah syirik yang besar. Yang menjadikan seseorang sebagai hamba syaithonir rojim. Alangkah ruginya seseorang yang demi mencapai sesuatu hal keduniaan yang kotor, sampai bersedia melakukan kesyirikan seperti itu. Janganlah sekali-kali seorang muslim mempercayai segala bentuk perdukunan dan amal-amal mistik, karena semua itu adalah bentuk peribadatan kepada syetan yang akibatnya adalah kekekalan dalam neraka dan kehidupan yang sempit di dunia ini. Kehidupan dunia yang dikuasai dan dibayang-bayangi oleh syetan, karena dia telah menjadi hambanya.
Di antara bentuk kesyirikan adalah beribadah kepada selain Allah I dengan menyembelih kurban untuk selain Allah I, mempersembahkan segala bentuk sesajian kepada Makhluk, memohon dan berdoa kepada selain Allah, sihir dengan segala bentuknya (pelet, pengasihan, mahabbah, santet, tenung, puter-giling, mantra-mantra kufur, dan mantra-mantra yang tidak dapat difahami, dan lain-lain), khadam ghaib, mencari wangsit, tumbal, mengeramatkan kuburan dan tempat-tempat pemujaan, percaya pada ramalan bintang dan hari, ramalan garis tangan, ramalan aura dan semisalnya, mengharap kekayaan atau jodoh atau lainnya selain dari Allah I baik langsung maupun melalui paranormal dan dukun, berdoa kepada Allah melalui perantaraan orang mati, mencari kekebalan tubuh, memakai jimat dan pusaka, ilmu gendam, tenaga dalam, kul buntet, pring petuk, mani gajah, buluh perindu, ilmu gelap sayuta, ilmu trawangan, meskipun semua itu dikemas dengan kata-kata "dengan izin Allah" !!
Jangan sekali-kali seorang muslim tertipu oleh para dajjal yang menamakan diri mereka sebagai supranatural, paranormal si A, orang pintar (ahli syariat), orang yang mengaku ditemanni oleh banyak jin, meskipun mereka katakana bahwa jinnya itu muslim, haji atau sejenisnya yang mengaku sanggup memberikan yang diinginkan oleh kebanyakan orang, walaupun mereka mengatakan "insya Allah", "ilmunya dari Allah". Dengan alasan apapun juga hubungan dengan mereka tidak bisa dibenarkan dan sangat berbahaya. Jauhi mereka !! perangi mereka !! seperti anda memusuhi syetan dan musuh besar anda. Karena mereka adalah agen-agen penghambaan kepada syetan. Mereka mempunyai hubungan gelap dengan syetan untuk menjerumuskan hamba-hamba Allah ke dalam kesyirikan. Jauhkan diri anda sejauh-jauhnya. Seperti anda ingin jauh dari Jahannam. Sampai anda yakin benar bahwa anda telah berlepas diri dan benar-benar bersih dari segala bentuk dan macam kesyirikan.
Selain mereka adalah penjerumus hamba-hamba Allah ke neraka Jahannam, mereka adalah pembual-pembual besar. Mereka sama sekali tidak akan pernah bisa mengadakan sesuatu tanpa izin Allah. Mereka tidak akan bisa memberi sesuatu dan mencelakakan seseorang selain dari yang Allah I sudah tuliskan di Lauhilmahfudz, sebelum Allah menciptakan makhluk-makhlukNya. Semuanya pasti (pasti!!) terjadi menurut apa-apa yang sudah Allah tentukan dan kehendaki. Tidak ada satu makhluk pun di dunia ini yang sanggup merubahnya. Perubahan dari kemiskinan menjadi kekayaan atau sebaliknya hanya ada di tangan Allah I semata. Semua kejadian dan perubahan hanya ada di genggaman Allah. Tidak ada satu makhluk pun yang sanggup merebutnya.
Sebagai seorang muslim dan orang yang beriman, anda berada dekat dengan Allah I. Anda adalah zat yang fakir dan Dialah Zat yang maha Kaya lagi maha Terpuji. Anda adalah zat yang lemah sedang Dialah Zat yang maha Kuat. Dekatkanlah diri anda kepadanya. Kerjakanlah perintah-perintahNya dan jauhilah semua larangan-laranganNya. Niscaya Dia akan mengampuni dosa-dosa dan kesalahan-kesalahan anda serta memasukkan anda ke surga yang penuh dengan kenikmatan. Surga yang abadi yang tidak ada segala bentuk kesusahan dan kesengsaraan. Serta memberikan anda kehidupan dunia yang penuh kebahagiaan dan ketentraman. Mintalah hanya kepadaNya. Berdoalah hanya kepadaNya. Janganlah putus asa dalam berdoa kepadaNya. Ridholah atas semua yang diberikan kepada anda. Dia maha Pemalu untuk menolak permintaan-permintaan anda. Sebagian akan diberikan kepada anda di dunia ini, sebagian lainnya akan diberikan di akhirat nanti dengan berlipat ganda. Tuntutlah ilmu agama dari sumber yang benar. Tanpa ilmu yang benar, anda tidak bisa mendekatkan diri kepadaNya. Jauhilah segala bentuk kesyirikan. Kesyirikan adalah dosa yang paling besar dan pengekal seseorang di neraka Jahannam. Bertobatlah anda kalau sekiranya dulu pernah melakukannya. Berjanjilah kepadaNya dengan ikhlas dan tulus bahwa anda tidak mengulanginya lagi. Bertawakkallah kepadaNya. Dan hadapilah kehidupan ini dengan penuh keimanan. Simaklah baik-baik akan firman-firman Allah I dan sabda-sabda Rasulallah r yang berikut ini. Mudah-mudahan Allah I membukakan hati kita dan memberikan petunjukNya kepada kita. Amin. (Qs.
Al 'Araaf:172-174,
<¢MX…Wè W¡WžVK… ðÐPRŠW¤ ?ÝYÚ õøYÞWTŠ W×W …ƒò ÝYÚ `yYåX¤éSäñÀº óØSäWTQWTTÿQX¤S¢ `ØSåWŸWä<®KV…Wè uvøVÕWÆ `ØXäY©STÉßKV… ñŒp©VÖKV… $`ØRÑQYTŠW£YŠ N…éRÖ†WTÎ +uøVÕWTŠ +:†Wß`ŸXäW® ûK… N…éRÖéSÍWTŽ W×`éWTÿ YàWÙHTW~YÍ<Ö@… †PVßXM… †QWÞTS{ óÝWÆ …W¡HTWå WÜkYÕYÉHTWTçÆ (172) `èVK… vN…éRÖéSÍWTŽ :†WÙPVßXM… ðÏW£`®KV… †TWTßSê:†TWTŠ…ƒò ÝYÚ SÔ`‰WTÎ †PVÞTS{Wè ^àTQWTÿQY¤S¢ ?ÝYQÚ $`ØYåYŸ`ÅWTŠ †WTÞRÑYÕ`äSWTÊKV… †WÙYŠ WÔWÅWTÊ WÜéSTÕY¹óT‰SÙ<Ö@… (173) ðÐYÖ.V¡W{Wè SÔJg±WÉSTß gŒHTWTÿ›‚@… `ØSäPVÕWÅVÖWè fûéSÅY–ó£WTÿ
Dan (ingatlah), ketika Rabbmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman):"Bukankah Aku ini Rabbmu". Mereka menjawab:"Betul (Engkau Rabb kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan:"Sesungguhnya kami (Bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Rabb)". atau agar kamu tidak mengatakan:"Sesungguhnya orang-orang tua kami telah mempersekutukan Ilah sejak dahulu, sedang kami ini adalah anak-anak keturunan yang (datang) sesudah mereka. Maka apakah Engkau membinasakan kami karena perbuatan orang-orang yang yang sesat dahulu". Dan demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu, agar mereka kembali (kepada kebenaran). (QS. 7: 172-174)
Az Zumar:65,
`ŸTWÍVÖWè ƒøYšèRK… ðÐ`~VÖMX… øVÖMX…Wè WÝÿY¡PVÖ@… ÝYÚ ðÐYÕ`‰WTÎ óÝMXùVÖ ðŒ`{W£`®VK… QWÝV¹WT‰`™W~VÖ ðÐRÕWÙWÆ QWÝWTßéRÑWTVÖWè WÝYÚ WÝÿX£Y©HTTW<Ö@… .
Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) sebelummu:"Jika kamu mempersekutukan (Allah), niscaya akan hapus amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi. (QS. 39:65)
al An'am:88,
ðÐYÖ.V¢ ÷WŸSå JðY/@… ÷YŸ`äWTÿ -YãYŠ ÝYÚ Sò:†fTTWTÿ óÝYÚ -&YâY †fTT‰YÆ óéTVÖWè N…éS{W£`T®VK… V¸X‰W™VÖ ySä`ÞTWÆ †QWÚ N…éST߆VÒ WÜéSTÕWÙ`ÅWTÿ
Itulah petunjuk Allah yang dengannya Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya. Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan. (QS. 6:88)
Yunus;28,
W×óéWTÿWè óØSåS£ñ`™WTß †_Å~Yîðr QWØRT’ ñÓéSÍWTß WÝÿY¡PVÕYÖ N…éS{W£pT®VK… óØRÑWT߆VÑWÚ `ySßKV… p&yS{Sê:†W{W£S®Wè †WTÞ<ÕQWTÿW¥WTÊ $óØSäWTÞ`~WTŠ WÓ†WTÎWè ØSåSê:†W{W£S® †QWÚ óØSÞRÒ †WT߆QWTÿXM… WÜèSŸST‰`ÅWTŽ
Advertisemen
Aqidah